Ferry Prasetyia_abstract_1512011

PENGUKURAN EFISIENSI PERBANKAN SYARIAH BERBASIS MANAJEMEN RISIKO

Ferry Prasetyia
Kanda Diendtara
Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Malang
Jl. MT. Haryono No.165 Malang, 65144.

Telp +62 341 551 396; Fax. +62 341 553 834
E-mail: ferryfeub@yahoo.com

Abstract
Efficiency was very important to note because it reflected the performance of a bank. This research aimed to determine the level of efficiency of Islamic banking in Indonesia using risk management approach during the period 2005 to 2009. The samples in this research were Commercial Islamic Banks and Sharia Business Unit. Commercial Islamic Banks consisted of Bank Syariah Mandiri, Bank Syariah Mega, and Bank Muamalat. While the Sharia Business Unit consisted of Bank Permata and Bank Niaga. This research used Data Envelopment Analysis (DEA) to obtain the level of efficiency of each bank  which was being investigated. Input variables used in this study were the input variable of risk such as operational risk, liquidity risk, and financing risk. While the output used was the total financing, and revenue sharing. The results showed that levels of efficiency in this research period, Bank Syariah Mandiri and Bank Muamalat always had an efficient condition. This was because the number of customers of the two banks were large and both of them had a relatively large branch network.

Key words: efficiency, risk management, Data Envelopment Analysis

Abstraksi
Efisiensi merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan karena dapat mencerminkan kinerja suatu bank. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi perbankan syariah di Indonesia dengan menggunakan pendekatan manajemen risiko selama tahun 2005 sampai 2009. Sampel dalam penelitian ini adalah Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Bank Umum Syariah terdiri dari Bank Syariah Mandiri, Bank Syariah Mega, dan Bank Muamalat. Sedangkan Unit Usaha Syariah yang terdiri dari UUS Permata dan UUS CIMB Niaga. Penelitian ini menggunakan metode analisis Data Envelopment Analysis (DEA) untuk mendapatkan tingkat efisiensi masing-masing bank yang diteliti. Variabel input yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel input risiko yang terdiri dari risiko operasional, risiko likuiditas, dan risiko pembiayaan, sedangkan  output yang digunakan adalah total pembiayaan, dan pendapatan bagi hasil. Hasil penelitian ini menemukan bahwa tingkat efisiensi pada periode penelitian, Bank Muamalat dan Bank Mandiri Syariah selalu mengalami kondisi yang efisien. Hal ini, selain dikarenakan jumlah nasabah kedua bank tersebut besar, tetapi juga mempunyai jaringan kantor yang relatif banyak.

Kata-kata Kunci: efisiensi, manajemen risiko, Data Envelpoment Analysis.

<Full Text>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s